Cara Sederhana Agar Lebih Sehat, Sukses & Bahagia: Tidur Cukup

Psikolog klinis menganjurkan tidur yang cukup untuk menghindari atau meringankan berbagai permasalahan psikologis. (Foto: Wikimedia Commons)
Psikolog klinis menganjurkan tidur yang cukup untuk menghindari atau meringankan berbagai permasalahan psikologis. (Foto: Wikimedia Commons)

Psikolog klinis dari Amerika Serikat, Leslie Becker-Phelps, Ph.D, seringkali memberikan saran ini kepada para pasiennya – meskipun mereka memiliki permasalahan yang berbeda-beda: tidur yang cukup.

Kurang tidur, ujarnya, dapat menghantarkan pada berbagai kondisi seperti: lelah, kurang berenergi, pikiran tidak jernih, ingatan yang buruk, optimisme rendah, kurang sosial, rasa cemas, depresi, mudah stress, mudah marah, mudah frustasi, impulsif, permasalahan berat badan akibat makan berlebih, sensitivitas terhadap rasa sakit meningkat, kekebalan tubuh melemah (mudah sakit dan pemulihan yang lambat.

“Kelelahan kadang merupakan penyebab utama masalah-masalah ini. Atau, memperparah kondisi yang sudah ada, yang tidak cukup diatasi hanya dengan tidur saja,” kata Becker-Phelps, yang membuka praktek pribadi dan juga bekerja di Rumah Sakit Robert Wood Johnson University, Somerset di Somerville, New Jersey.

“Karena itu, pertimbangkanlah pentingnya tidur yang cukup. Kalau memang kurang tidur berkontribusi terhadap permasalahan-permasalahan tersebut, tidak ada yang bisa menggantikan tidur yang cukup untuk meringankannya.”

Baca selengkapnya …

Sumber: Psychology Today

Komentar