Ilmuwan Inggris Teliti Kerusakan Padang Rumput Laut di Indonesia

Bintang laut beristirahat di tengah padang lamun/rumput laut di Kepulauan Turks dan Caicos. (Sumber: seagrass.org.uk)
Bintang laut beristirahat di tengah padang lamun/rumput laut di Kepulauan Turks dan Caicos. (Sumber: seagrass.org.uk)

Sekelompok ilmuwan dari Inggris baru-baru ini meluncurkan sebuah proyek penelitian di Sulawesi Selatan dengan tujuan mempelajari kondisi padang lamun/rumput laut di sana – di tengah-tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai rusaknya ekosistem laut tersebut di berbagai tempat di pejuru nusantara.

Richard Unsworth, ahli biologi laut dari Universitas Swansea di Inggris dan juga pemimpin proyek tersebut, mengatakan dalam wawancara dengan harian The Jakarta Globe akhir bulan lalu bahwa padang lamun/rumput laut – meski jarang dibahas – sama pentingnya dengan hutan bakau dan terumbu karang bagi kehidupan bawah laut serta ketahanan pangan, terutama bagi masyarakat pesisir.

Berbeda dengan ganggang laut atau alga, rumput laut adalah sekelompok tanaman berbunga yang hidup di perairan dangkal dan teduh di sepanjang bibir pantai. Seperti halnya padang rumput di daratan, rumput laut sering tumbuh di suatu areal yang luas di bawah permukaan air, sehingga dikenal istilah ‘padang rumput laut’ atau ‘padang lamun’.

Menurut Unsworth, padang rumput laut merupakan tempat tumbuh kembang yang penting bagi banyak spesies ikan dan invertebrata komersial.

Namun demikian, sangat minim perhatian yang diberikan terhadap ekosistem laut yang satu ini, meski telah banyak laporan saksi mata tentang hilang atau rusaknya padang rumput laut di berbagai tempat di penjuru nusantara.

“Jika Anda adalah seekor bayi ikan, dan semua yang ada di sekeliling Anda ingin memakan Anda, Anda butuh tempat untuk pergi dan bersembunyi,” Unsworth mencoba menjelaskan betapa pentingnya padang rumput laut bagi pertumbuhan berbagai jenis ikan.

“Terumbu karang dipenuhi oleh ikan-ikan yang sangat besar yang ingin memakan Anda. Terumbu karang adalah tempat yang sangat berbahaya bagi anak ikan. Tapi jika Anda ada di tengah-tengah padang rumput laut, ada banyak celah, kuncup, tempat di mana Anda sebagai anak ikan dapat bersembunyi,” tambahnya.

Sumber: thejakartaglobe.com

Komentar